UPAYA PENANGGULANGAN KEMISKINAN DI KABUPATEN TIMOR TENGAH UTARA SEBELUM DAN PADA MASA PANDEMI COVID-19

 

KEFAMENANU,TIMME-“UPAYA PENANGGULANGAN KEMISKINAN DI KABUPATEN TIMOR TENGAH UTARA SEBELUM DAN PADA MASA PANDEMI COVID-19”   Demikian judul materi yang disampaikan Bupati Timor Tengah Utara Drs.Juandi David pada saat mengikuti webinar nasional yang diselenggarakan program Studi Ekonomi Pembangunan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Negeri Timor Sabtu, 12 Juni 2021 dengan tema, Strategi Pengentasan Kemiskinan melalui keuangan Inklusif Pada Masa Pandemi Covid-19.

Seminar yang diselenggarakan oleh Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Negeri Timor ini menghadirkan pemateri lain selain Bupati Timor Tengah Utara yaitu Ketua Program Studi Keuangan dan Perbankan Universitas Brawijaya Malang DR
Setyo Tri, SE, Mech.PhD dan Anggota Sekretaris Dewan Pertimbangan Presiden RI Prof. Devanto S Pratomo, SE, M.Si, PhD dan bertindak sebagai moderator adalah Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis DR.Kamilaus K Oki, SE, ME.
Adapun peserta seminar adalah para para dosen Universitas Negeri Timor, praktisi pemerintahan dan para mahasiswa Universitas Timor.

Ketua Program Studi Ekonomi Pembangunan Fakultas Ekonomi dam Bisnis selaku Koordinator webinar nasional Fredrik Nale, SE, ME dalam laporannya mengatakan bahwa kurang lebih 24 bulan negeri kita dilanda pandemi covid-19 hampir melumpuhkan perekonomian nasional. Pertumbuhan ekonomi merosot hingga pada angka minus. Oleh karena itu diperlukan berbagai upaya yang optimal dari semua komponen bangsa ini untuk mengembalikan kondisi yang terpuruk ini. Salah satunya melalui kajian-kajian ilmiah dari lembaga-lembaga pendidikan seperti yang dilakukan oleh Universitas Negeri Timor saat ini.

Sementara itu Rektor Universitas Negeri Timor DR. Dominikus Sio, SP, MP dalam sambutan pembukaan mengatakan bahwa tantangan perguruan tinggi saat ini dalam masa pandemi covid-19 adalah membantu pemerintah untuk melakukan kajian-kajian ilmiah dalam mendukung proses pemulihan ekonomi bangsa. Selain itu juga yang tidak kalah pentingnya adalah wajib menciptakan kader-kader atau lulusan perguruan tinggi yang berkualitas dan mampu bersaing di dunia kerja yang penuh dengan dinamika dan tantangan.

Bupati Timor Tengah Utara Drs.Juandi David dalam pemaparan materinya menggambarkan kondisi kemiskinan Kabupaten Timor Tengah Utara sebelum terjadi pandemi covid-19 dan pada saat pandemi covid saat ini, dimana angka kemiskinan berdasarkan data dari BPS Tahun 2021 menunjukkan terjadi peningkatan jumlah penduduk miskin TTU akibat covid-19 yaitu 56.940 orang pada tahun 2019 menjadi 56.980 orang di tahun 2020.

Dengan demikian Pemerintah Kabupaten TTU telah melaksanakan dan menetapkan berbagai program dan kegiatan dalam upaya pemulihan ekonomi masyarakat guna menekan angka kemiskinan di Kabupaten yang berbatasan darat dengan Distric Oecusse Negara Republik Demokratik Timor Leste. (Sumber: DiskomimfotikTTU)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *