Pandemi COVID mereda, Pemkab TTU gelar Lomba Pacuan Kuda di Obyek Wisata Tanjung Bastian

KEFAMENANU, TIMME–Setelah pandemi COVID, mulai reda, acara lomba pacuan kuda kembali digelar di Obyek Wisata Tanjung Bastian, perlombaan tersebut di buka dengan resmi oleh Bupati Timor Tengah Utara, Nusa Tenggara Timur, Drs. Juandi David, Kamis (11/11/2021).

Perlombaan tersebut diikuti oleh para pemilik kuda, dan tim yang datang dari berbagai daerah, baik dalam wilayah NTT maupun dari luar wilayah NTT dengan tetap mengedepankan protokol kesehatan COVID-19.

Saat memberikan sambutannya, Bupati TTU berharap kegiatan ini dapat memberikan efek positif, tidak saja bagi bapak/ibu yang berlomba namun juga bagi masyarakat, khususnya masyarakat Kabupaten TTU serta dapat menjadi daya tarik bagi wisatawan untuk berkunjung ke Kabupaten TTU tercinta.

Bupati juga mengingatkan, agar dalam masa pandemic Covid-19 yang belum berakhir tetap patuh pada protokol kesehatan dengan menggunakan masker, mencuci tangan dan menjaga jarak. Agar kegiatan ini tidak menciptakan kluster penyebaran Covid-19.

Juandi mengatakan, pandemic Covid-19 telah mengguncang seluruh seluruh sendi kehidupan termasuk sektor pariwisata, dampaknya, berbagai event pariwisata tahunan di Kabupaten TTU seperti pacuan kuda, Sail Indonesia serta berbagai event pariwisata lainnya harus ditiadakan selama 2 tahun terakhir.

“Terhadap pembatasan-pembatasan tersebut, pemerintah pusat dan daerah tetap berusaha untuk membantu pengusaha maupun pekerja dibidang pariwisata agar tetap hidup dan menjalankan usahanya.”Ujar Bupati TTU dalam sambutannya.

Baca juga: Cemburu Buta, Kakek yang Habisi Istri Muda Berusia 17 Tahun Akhirnya Menyerahkan Diri

Upaya yang dilakukan, sebut Juandi seperti kemudahan mendapatkan fasilitas perbankan, keringanan pajak, bantuan langsung tunai, dan bentuk intervensi lainnya yang bertujuan untuk mendorong pertumbuhan sektor Pariwisata.

“Namun perlu saya ingatkan bahwa, penanganan Covid-19 adalah tanggung jawab kita bersama, bukan tanggung jawab yang menderita dan keluarganya, namun menjadi tanggung jawab semua pihak. Dan cara yang paling sederhana adalah mengikuti anjuran pemerintah,” tegas mantan Kadis Pertanian TTU.

Pasangan wakil Bupati TTU, Eusabius Binsasi ini mengatakan, dalam awal masa kepemimpinannya, pandemi Covid-19 merupakan sebuah tantangan besar yang harus dihadapi.

“Tugas pemerintah memastikan kemudahan berusaha bagi siapa saja yang telah dan sedang dilakukan adalah program vaksinasi yang terus digenjot untuk mencapai angka herd imunity, memastikan ketersediaan fasilitas kesehatan, dan dukungan terhadap terselenggaranya kegiatan pariwisata dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan,”ujarnya.

Juandi meyakini, jika pandemic Covid-19 berakhir, sektor yang pertama yang paling merasakan dampaknya adalah sektor pariwisata. Karena masyarakat telah jenuh dengan pembatasan-pembatasan sosial atau WFH akan melakukan aktivitas pariwisata secara massal, sehingga akan meningkatkan kembali pertumbuhan ekonomi melalui pariwisata.

“Dalam sebuah pertandingan pasti ada yang menang dan kalah. Maka saya harapkan agar yang kalah dapat menerima kekalahan secara sportif dan yang menang tidak perlu bereforia secara berlebihan. Akhirnya, saya ucapkan selamat berlomba, selamat menikmati indahnya pemandangan laut Tanjung Bastian semoga kegiatan ini berjalan lancar dan sukses hingga akhir,”pungkasnya. (seb)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *