Gara gara salah sebut nama sekolah, Stefanus penjual sapu dikunjungi kepsek

Kefamenanu, TIMME–Rumah Stefanus Sandro Nusin (12), bocah penjual sapu lidi di Kota Kefamenanu, Kabupten Timor Tengah Utara, NTT, mendadak dikunjungi oleh kepala sekolah SDN kenari, Dortji Elisabet boik, bersama sejumlah guru.

Kunjungan tersebut adalah ingin memastikan anak tersebut sekolah di SDN Kenari atau tidak, namun setelah berbincang bincang dengan Stefanus, akhirnya Stefanus mengaku salah sebut nama sekolah.

Stefanus salah sebut karena mengira yang ditanyai adalah asal sekolah kakaknya dulu.

“Setelah kita temui di kediamannya, Stefanus ternyata mengaku salah sebut nama sekolah,” Terang Dortji Elisabet boik.

Baca Juga: Jual sapu lidi, siswa SD kenari ingin beli pulsa untuk ikut belajar online 

Meskipun demikian, kepala sekolah SDN Kenari mengaku tak marah, dirinya senang karena bisa berkunjung ke rumah Stefanus dan bersenda gurau bersama kedua orang tua Stefanus sejak pagi hingga sore.

Sementara itu, Stefanus yang ditemui media ini di rumahnya meminta maaf kepada pihak SDN Kenari karena salah sebut, lantaran gugup.

Stefanus mengaku, kakak kakaknya dulu yang sekolah di SDN kenari, bahkan anak anak di tetangga rumahnya yang bersekolah di SDN Kenari.

“Saya minta maaf karena salah sebut nama SD,”kisahnya.

(Seb)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *